banner 468x60

Ujian Nasional 2014 Digelar Bulan April

384 views
iklan

ujian nasionalPenakita | MALANG – Pelaksanaan ujian nasional (UN) tahun depan dipastikan berjalan lebih obyektif. Pasalnya, perguruan tinggi tidak hanya berperan dalam pengawasan, namun juga terlibat langsung dalam penyusunan naskah UN.

Menurut Ir Sukemi, Staf Khusus Bidang Komunikasi Media Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud),“Ini konsekuensi logis dari masuknya nilai UN (NUN) sebagai syarat masuk SNMPTN. PT ikut terlibat pembuatan soal.”

Mantan jurnalis Surabaya Post ini menjamin pengumuman NUN pada UN 2014 akan selesai sebelum pendaftaran SNMPTN.  Sukemi juga meminta PTN menunda pendaftaran SNMPTN sampai NUN dikeluarkan.

“Kami sudah satu visi mengenai ini. UN berlangsung bulan April, pengumuman sekitar sebulan Mei. Selama itu, PTN tidak akan membuka SNMPTN,” tuturnya dalam Dialog Pendidikan Kurikulum 2013 dan Ujian Nasional untuk Kesiapan Global di Hotel Santika, Malang, Kamis (24/10/2013).

Sementara Prof Dr Ir Yogi Sugito, Rektor Universitas Brawijaya (UB) menegaskan pula, bahwa selain nilai rapor, UN menjadi syarat masuk Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN). Selama ini, proses SNMPTN atau jalur undangan hanya mengandalkan nilai rapor.

Ditekankan Yogi, perguruan tinggi negeri (PTN) butuh indikator lain untuk menyeleksi siswa SNMPTN. “Karena jika hanya berpatokan pada nilai rapor akan rawan kecurangan. Banyak sekolah mengatrol nilainya untuk diterima di PTN,” tandasnya.

Ditambahkan pula, untuk sekolah yang mengatrol nilai rapor, diakui Yogi, Forum Rektor sudah melakukan black list. Yogi menilai penyelenggaraan UN 2013 sudah banyak kemajuan dari sisi akademik. Terlebih, keterlibatan PT dalam hal pengawasan semakin besar.

Untuk teknis penerimaan SNMPTN, calon mahasiswa akan melampirkan nilai rapor dan UN saat mengajukan pendaftaran jalur undangan ini. Meski begitu, mengenai prosentase kedua nilai ini, kata Yogi, masih harus dibicarakan lagi di Forum Rektor.

“Bisa jadi 50:50. Tapi putusan finalnya nanti dibicarakan di Forum Rektor,” imbuhnya.

Yogi berharap Kemendikbud mampu menyelesaikan penilaian UN sebelum pembukaan pendaftaran SNMPTN. “Selama ini yang berlangsung, NUN selalu terlambat keluar. Kalau mau integrasi Unas di SNMPTN, semuanya harus tuntas sebelum pendaftaran,” pungkasnya. sum

author