UKT Mahasiswa Unesa Pada Semester Kedua Bisa Lebih Berat

unesaPenakita | SURABAYA - Penentuan uang kuliah tunggal (UKT) pada semester pertama bisa saja berbeda pada semester berikutnya. Ketetapan UKT berikutnya akan dilihat dari bukti-bukti asli yang harus diserahkan.

Data mahasiswa yang akan jadi bahan pertimbangan diantaranya kartu keluarga, bukti pekerjaan orangtua berupa SK, SIUP, Surat Keterangan dari Kepala Desa/Lurah, penghasilan orangtua yang disahkan instansi tempat bekerja, tagihan/ pembayaran listrik tiga bulan terakhir, tagihan/pembayaran PBB tiga tahun terakhir atas nama yang terdaftar di kartu keluarga, daftar tanggungan yang masih sekolah, tagihan/pembayaran air (PDAM) tiga bulan terakhir serta tagihan/pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) baik mobil maupun sepeda motor atas nama yang terdaftar di kartu keluarga.

“Tidak hanya penghasilan keluarga yang menentukan besarnya UKT. Semua indikator menjadi pertimbangan tim untuk menentukan UKT per siswa,” kata Suyatno, Ketua Humas Unesa.

Dosen jurusan Sastra Indonesia ini menambahkan, dengan UKT ini dipastikan biaya awal kuliah lebih ringan dibandingkan sebelumnya. Namun di semester-semester berikutnya diperkirakan lebih berat.

Seperti di Unesa, jika sebelumnya daftar ulang bisa sampai Rp 5 juta – 6 juta, kali ini maksimal hanya Rp 4,2 juta. Namun semester berikutnya bagi yang masuk kelompok empat maksimal Rp 5,1 juta dan kelompok lima maksimal Rp 6 juta per semester.

Pasalnya, UKT ini membagi seluruh biaya kuliah hingga lulus dalam delapan semester. Dan bagi mahasiswa yang melampaui delapan semester, Yatno memastikan biaya kulaih yang dibayarkan semakin besar karena mereka tetap membayar biaya kuliah di semester-semester berikutnya dengan nilai sama dengan semester satu hingga delapan. ari