banner 468x60

Unas Berubah Bila Kurikulum 2013 Diterapkan

455 views
iklan

Penakita | JAKARTA – Mendikbud Mohammad Nuh menegaskan bahwa ujian nasional (UN) akan bisa berubah bila Kurikulum 2013 sudah benar-benar diterapkan. Ditegaskan M Nuh, tahun ini UN masih tetap karena perubahan kurikulum masih Juni 2013, sedangkan UN akan dilaksanakan pada April-Mei 2013.

Menurut mantan Rektor ITS ini, “proses” dan “output” dalam Kurikulum 2013 itu sama-sama penting. “Karena itu, proses dan output harus dikombinasikan, sehingga UN ke depan akan bisa berubah, tapi perubahan itu bukan sekarang, sebab Kurikulum 2013 masih tahap uji publik,” begitu paparnya.

Ditambahkan pula, perubahan Kurikulum 2013 itu tidak dilandasi kepentingan politik, melainkan murni dengan landasan akademik. Karena itu Kemdikbud melakukan uji publik Kurikulum 2013.

“Kalau pertimbangan politik mungkin perubahan itu bisa batal, karena kami menghadapi stigma masyarakat yang seakan-akan membenarkan bahwa ganti menteri itu ganti kurikulum,” cetus M Nuh.

Namun, pihaknya mengambil risiko dengan mempertimbangkan kepentingan riil untuk masa depan generasi muda yang lebih baik yakni pintar tapi benar atau benar tapi pintar. “Jadi, perubahan kurikulum itu untuk menyikapi perubahan zaman yang kelak akan mengutamakan kompetensi, namun kompetensi itu kami sinergikan dengan nilai-nilai karakter,” bebernya.

Kompetensi masa depan, lanjut M Nug, mencakup tiga bidang yakni sikap, ketrampilan, dan pengetahuan. “Perubahan sikap itu ditentukan pendidikan karakter, sedangkan perubahan ketrampilan dan pengetahuan itu ditentukan inovasi. Cara untuk mendidik siswa yang memiliki inovasi adalah mengembangkan kreatifitas,” papar M Nuh.

Untuk mengembangkan kreatifitas, katanya, bisa dilakukan dengan lima tahapan yakni observasi (pengamatan), bertanya, berpikir (nalar), eksperimen, dan menyampaikan (presentasi tertulis atau lisan).

“Jadi, saya tidak mempertimbangkan jabatan, tapi saya mempertimbangkan masa depan. Saya akan mendorong kompetensi itu agar generasi muda sekarang dapat membeli masa depan dengan ’harga’ sekarang,” pungkasnya.

author