Unesa Beri Pelatihan Instruktur Pendampingan Kurikulum 2013

kurikulum 2013Penakita | SURABAYA - Universitas Negeri Surabaya (Unesa) bakal memberi pelatihan pada 240 mahasiswa S2, S3, dan dosen. Mereka disiapkan untuk menjadi instruktur yang akan memberikan pendampingan aplikasi kurikulum ke guru sekolah.

Sebagian mahasiswa S2 ini adalah penerima beasiswa dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (kemendikbud).  “Yang dipilih memang mahasiswa pascasarjana dan dosen, dengan harapan penyerapan kurikulum tersebut bisa dipastikan lebih cepat,” ujar Muchlas Samani, Rektor Unesa.

Menurut Muchlas, proses pelatihan itu berlangsung selama seminggu. Setelah itu mereka dikirim ke sekolah-sekolah pelaksana Kurikulum 2013.

Khusus unesa, lanjut Muchlas, akan mengcover 11 kabupaten/kota di Jawa Timur (Jatim) di antaranya Kabupaten Tuban, Bojonegoro, lamongan, Gresik, Surabaya dan kawasan Madura. “Program pendampingan ini akan kami masukkan dalam kurikulum perkuliahan untuk mahasiswa S2 dan S3. Jadi sama artinya mereka melakukan tugas kuliah,” katanya.

Para instruktur ini akan mendampingi guru-guru sekolah selama satu semester. Dalam aplikasinya mereka akan terjun langsung ke sekolah-sekolah untuk memberikan materi pengajaran sesuai kurikulum baru tersebut.

Muchlas optimis program pendampingan ini bisa mempercepat penyerapan materi Kurikulum 2013 oleh guru maupun siswa.
Dan dengan sendirinya bisa meningkatkan mutu pendidikan.

“60 persen mutu pendidikan ditentukan kompetensi dan komitmen guru,” ucap guru besar bidang Teknik Unesa ini.  ari