banner 468x60

Universitas Brawijaya Penerima Cama Terbanyak di Indonesia

356 views
iklan

Universitas BrawijayaPenakita | MALANG – Universitas Brawijaya (UB) menerima 5.426 calon mahasiswa (cama) lewat jalur Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2013. Catatan jumlah cama yang diterima UB ini menempatkan perguruan tinggi negeri (PTN) ini sebagai penerima cama terbanyak di Indonesia.

Dari jumlah tersebut Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) menerima calon mahasiswa terbanyak yakni 783 orang disusul Fakultas Ilmu Administrasi (FIA) sejumlah 543 cama, FP sebanyak 526 orang, dan Fakultas Teknik (FT) ada 489 cama. Menurut Dra Ristika MM, Kepala Biro Administrasi Akademik dan Kerjasama (BAAK) UB, dari 5.426 cama itu sebanyak 851 cama (15,68 persen) masuk lewat jalur bidik misi.

Informasi lain yang diperoleh PENAKITA.com menyebutkan, jumlah tertinggi peraih bidik misi berada di Fakultas Peternakan (FPt), yang tercatat sejumlah 107 cama. Berikutnya disusul Fakultas Pertanian (FP) 91 cama, dan 69 cama dari Fakultas Teknologi Pertanian (FTP).

“Pelaksanaan daftar ulang sudah dimulai sejak 9 Juli dan berlangsung hingga 17 Juli mendatang,” ujar Ristika sebagaimana dikutip Prasetya Online, Selasa (9/7/2013).

Ditambahkan pula, bahwa daftar ulang meliputi tiga hal utama yang ditangani pihak Rektorat. Ketiga hal tersebut adalah penyelesaian administrasi akademik oleh BAAK, Verifikasi beasiswa bidik misi oleh Biro Administrasi Kemahasiswaan serta penentuan Uang Kuliah Tunggal (UKT) oleh Biro Administrasi Keuangan.

Khusus menyangkut Verifikasi beasiswa bidik misi, lanjut Ristika, masih akan tetap dipantau oleh Direktur kelembagaan Dikti. Verifikasi akan dilakukan dengan menerjunkan tim dari kemahasiswaan untuk terjun langsung ke lapangan.

“Bila terbukti ada kecurangan, maka bidik misi dari cama itu langsung dibatalkan. Yang bersangkutan akan ditawari masuk melalui jalur regular atau jika tidak mau, ya harus rela meninggalkan UB,” tandsnya.

Dalam upaya meminimalisir tindak kecurangan tersebut, sivitas akademika UB memasang spanduk agar menjadi peringatan bagi calon mahasiswa maupun orang tua. “Kami pun berpesan agar panitia lebih cermat melakukan verifikasi agar jangan sampai kecolongan,” ungkapnya. sum

author