banner 468x60

Universitas Muhammadiyah Malang Kembali ‘Diusik’ Penipu

405 views
iklan

umm1Penakita | MALANG – Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kembali membongkar kasus penipuan yang dilakukan pada siswa yang berminat masuk perguruan tinggi swasta (PTS) tersebut. Tiga pelaku yang terdiri dari Taufani Chandra Sukma (Malang), Agus Sugiono (Malang), dan Amri Septiono (Gresik) kini meringkuk di sel Polres Malang Kota guna pemeriksaan lebih lanjut.

Informasi yang diperoleh PENAKITA menyebutkan, tiga tersangka mencoba membujuk untuk masuk UMM lewat ‘jalur belakang’. Mereka mengaku sebagai ‘orang dalam’ UMM sehingga punya peluang besar untuk diterima di UMM tanpa lewat jalur tes.

“Mereka bilang dapat memasukkan anak saya ke Fakultas Kedokteran UMM asal mau bayar Rp 390 juta. Menurut mereka tinggal satu kursi yang tersisa,” ungkap Basri Latukunsina (55), yang nyaris jadi korban penipuan tersebut.

Basri mengaku heran lantaran ketiga komplotan itu tahu persis bahwa anaknya memang ingin mendaftar di kedokteran UMM. Karena tidak yakin atas tawaran yang diberikan padanya, pengusaha asal Ambon ini kemudian menghubungi Humas UMM.

Nasrullah, Kepala Humas UMM yang mendapat informasi itu kontan melarang Basri menyerahkan uang yang diminta. Pihak UMM lalu menghubungi dan berkoordinasi dengan petugas Polsek Karangploso dan Polres Malang Kota.

Mereka pun menyusun skenario penggerebekan di sebuah kafe di MX Mall, Selasa (20/8/2013). Sore itu, seperti dijanjikan Basri membawa uang sejumlah yang diminta. Saat itu, ketiga pelaku kembali melancarkan rayuan yang meyakinkan bahwa anak Basri dijamin bisa masuk UMM dengan mudah.

Tanpa pikir panjang, Basri pun menyodorkan uang kepada pelaku untuk lebih meyakinkan. Namun, sebelum menyerahkan uangnya, Basri terlebih dulu meminta perjanjian yang diterakan di atas kertas bermeterai plus kuitansi.

Saat itulah petugas dari Polsek Karangploso dan Polres Malang Kota yang berpakaian preman langsung menggerebek para pelaku tanpa bisa berkutik lagi.

“Ini jelas penipuan, karena UMM tidak membuka pendaftaran lewat jalan belakang. Jadi masyarakat harus hati-hati jangan mudah terbujuk iming-iming yang belum tentu jelas kebenarannya,” ujar Nasrullah.

Lebih lanjut Nasrullah menekankan, seleksi masuk UMM gelombang 3 dibuka hingga Sabtu (24/8/2013). Kuota yang tersedia 1.200 kursi. Namun, untuk jurusan favorit, seperti Kedokteran dan Manajemen sudah penuh sejak penerimaan mahasiswa baru gelombang 1 dan 2. sum

author