banner 468x60

Universitas Trisakti Berpotensi Jadi PTN

481 views
iklan

Penakita | JAKARTA – Universitas Trisakti (Usakti) memiliki aset yang mendukung menjadi perguruan tinggi negeri (PTN). Dalam penyelenggaraan proses belajar, Usakti didukung 58 Guru Besar, 141 Dosen berjenjang akademik Doktor, 610 Dosen berjenjang akademik Magister dan 271 dosen dalam proses jenjang akademik Magister dan Doktor.

Selain tenaga pengajar, kampus Trisakti juga sudah sangat dipercaya masyarakat. Saat ini ada 22.000 mahasiswa yang masih aktif mengikuti perkuliahan yang berasal dari seluruh provinsi di Indonesia dari berbagai jenjang seperti D3,D4,S1,S2 dan S3, serta program profesi.

“Usakti telah mencetak lebih dari 100.000 lulusan berprestasi yang tersebar di seluruh perusahaan ternama dalam dan luar negeri serta berbagai Instansi Pemerintahan,” kata Direktur Lembaga Penelitian Usakti, Dadan Umar Daihani, di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Pengajar di Lemhanas ini menambahkan, di bawah kepiawaian manajemen Usakti, aset kekayaan Usakti yang berbentuk fisik terus berkembang. “Selain kampus-kampus yang dimiliki Universitas Trisakti, aset lainnya berupa tanah yang luasnya ratusan hektar, yang di atasnya dibangun berbagai fasilitas pendidikan seperti laboratorium, klinik spesialis gigi dan Umum, serta rumah sakit,” tuturnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa di Usakti kesejahteraan karyawan menjadi prioritas utama, karena setiap karyawan di Usakti ditunjang berbagai program kesejahteraan seperti dana pensiun, asuransi jiwa, jamsostek dan asuransi kesehatan.

Sementara itu, Ketua Pemulihan dan Informasi Usakti Advendi Simangunsong menjelaskan bahwa perubahan status universitas Trisakti adalah pelurusan Sejarah. “Usakti secara historis maupun yuridis didirikan Pemerintah Republik Indonesia,” tegasnya.

Advendi menjelaskan, kampus reformasi tersebut adalah PTN yang Otonom, karena sejak didirikannya Usakti telah dikelola secara otonom oleh Senat Universitas, rektorat dan Pimpinan Usakti tanpa membebani anggaran negara. Saat ini Usakti sangat berkembang menjadi salah satu universitas terkemuka dengan intra dan suprastruktur yang memadai untuk berstatus PTN.

Selain itu Advendi menjelaskan, pada 15 November 1965 dikeluarkan melalui Keputusan Menteri Perguruan Tinggi dan Ilmu Pengetahuan (PTIP) No. 013/dar.tahun 1965 tentang perubahan nama Universitas Res Publica menjadi Universitas Trisakti. “Hal ini yang mendorong kami terus upayakan pelurusan sejarah terbentuknya Usakti,” cetusnya.

Ditambahkannya,”Pada tanggal 29 November 1965, Menteri PTIP juga menerbitkan SK No.014/dar th 1965 yang membuka Universitas Trisakti, Sehingga jelas, dari dua SK Menteri PTIP tersebut, Usakti didirikan oleh Repulik Indonesia.”

author