banner 468x60

Uwika Surabaya Buka Studi Pendidikan Bahasa Mandarin

556 views
iklan

Penakita | SURABAYA – Universitas Widya Kartika Surabaya (Uwika) menjadi kampus keempat di Indonesia yang membuka program studi S1 Pendidikan Bahasa Mandarin. Prodi ini memiliki keunggulan dibandingkan dengan universitas lain, salah satunya kurikulum yang mengacu internasional.

Pihak Uwika sudah bekerjasama dengan sejumlah universitas di China, diantaranya Chong Qing Normal University, Guangxi University of Technology, Liu Zhou City Vocational College dan Guangdong University of Foreign Studies. Untuk mendukung kurikulum ini, dosen-dosen didatangkan langsung dari China didukung dosen Uwika yang semuanya lulusan S2-S3 China.

“Program studi ini difokuskan untuk mencetak tenaga pendidik Bahasa Mandarin yang mumpuni,” ujar Budi Hermawan, Ketua Program Studi Bahasa Mandarin Uwika.

Hal ini untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan minimnya guru bahasa mandarin yang benar-benar lulusan S1 Bahasa Mandarin. Uwika juga memberikan beasiswa belajar ke Guangdong University of Foreign Studies China selama 3 minggu hingga satu bulan.

“Syaratnya IP harus bagus dan aktif di organisasi. Beasiswa ini bisa diajukan pada semester ke empat. Semuanya bebas biaya,”tegasnya.

Launching program ini digelar bersamaan dengan kegiatan Chinese New Years 2013 di Atrium Grand City Mall, Jumat (8/2/2013) malam. Deasy Kaunang, Kepala Unit Admition Uwika mengatakan, prodi S1 Pendidikan Bahasa Mandarin ini diadakan mulai tahun ajaran 2013-2014.

Prodi ini melengkapi dua prodi yang sudah ada yakni S1 Mandarin Internasional dan D3 Bahasa Mandarin. “S1 Pendidikan Bahasa Mandarin ini memenuhi kebutuhan pasar tentang banyaknya peminat Bahasa Mandarin di Indonesia yang tidak semua ingin belajar ke China,” tutur Deasy Kaunang.

Selama ini Uwika memiliki program studi S1 Mandarin Internasional. Namun prodi ini lebih menekankan pendidikan di dua negara yakni di Uwika dan Chong Qing Normal University China. Sistemnya, dua tahun kuliah di Uwika dan dua tahun di Chong Qing Normal University China.

Dan S1 pendidikan Bahasa Mandarin ini 100 persen pendidikan dilakukan di Uwika. “Sebagian besar tenaga pengajar langsung dari China dan sebagian lainnya dosen Uwika lulusan S2-S3 universitas di China,” pungkasnya.

author