banner 468x60

Waspadai Dampak Buruk Media Sosial

427 views
iklan

Penakita | SURABAYA – Bukan jadi rahasia lagi, kejahatan sering bermuasal dari aktivitas jejaring sosial. Lalu bagaimana jika kita merasa tak bisa lepas untuk selalu update status di Facebook atau Twitter, namun tak ingin mendapat pengalaman buruk dari kegiatan ini?

Seperti dikutip dari Parenting orang sering lupa, saat berhubungan dengan media sosial, kita akan berhubungan dengan dunia tanpa batas. Dimana tak sedikit orang memanfaatkan ketergantungan kita untuk niat jahatnya.

Modus yang dilakukan umumnya dengan memalsukan identitas. Selain menguras uang, cara ini juga sering digunakan untuk tujuan penculikan, pelecehan sampai kejahatan seksual.

Umumnya, mereka yang berniat jahat terlebih dahulu mengintai calon korban dari foto dan segala informasi yang terupdate di jejaring sosial. Untuk itu, sebelum melakukan hal ini pikir dengan matang dampak yang mungkin akan terjadi. Termasuk pencurian foto pribadi yang digunakan untuk tujuan merugikan.

Selain itu, sudah bukan jadi rahasia lagi, media sosial sering digunakan sebagai ajang Curhat. Dalam hal ini berhati-hatilah. Karena penggunaan bahasa dan perkataan yang menyudutkan seseorang bisa berakibat fatal. Beberapa kasus yang diajukan ke meja hijau sering berasal dari kegiatan ini dengan tuduhan pencemaran nama baik.

Komunikasi tanpa batas di media sosial juga membawa berbagai jenis budaya, baik yang positif sampai yang negatif. Dalam hal ini, dampak buruk media sosial adalah ajang cyberbullying (pelecehan) yang bisa dihadapi siapa saja. Hal ini terasa kian parah saat diterima anak belum cukup umur yang secara psikologis belum siap dengan dampak buruknya. Pada gilirannya juga berpengaruh pada cidera psikis yang berdampak pada perkembangan mereka ke depan. adi

author