Waspadai Persaingan di Sekolah Favorit

PPDB malangPenakita | MALANG - Ketatnya persaingan dalam proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2013 di Kota Malang, khususnya di sekolah favorit, membuat siswa dan orangtua murid harus cermat memperhitungkan peluangnya agar bisa diterima di sekolah pilihannya. Pasalnya, jumlah lulusan di setiap jenjang tidak imbang dengan pagunya.

Bila semua lulusan tahun ini mendaftar PPDB Online, maka 8.057 siswa lulusan SMP/MTs Kota Malang bakal memperebutkan 2.827 pagu SMA Negeri. Sedang 6.521 pagu SMPN akan diperebutkan 14.294 siswa lulusan SD/MI Kota Malang.

“Angkanya seperti itu bila semuanya mengikuti PPDB online. Karena bisa saja mereka daftar di sekolah swasta,ā€ ujar Budiono, Kasi Kurikulum Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Malang, Kamis (22/6/2013).

Ditambahkan, untuk sekolah SMAN favorit, yang terdiri dari SMAN 1, SMAN 3, dan SMAN 4 atau biasa disebut SMA Tugu, total pagunya 848 kursi.

Karena itu, menurut Budiono, hanya siswa SMP/MTs yang memiliki rentang nilai ujian nasional (NUN) 36,00-38,95 yang bisa bebas memilih satu sekolah di SMA Tugu karena jumlahnya masih di bawah pagu yang ada, yaitu 732 siswa.

ā€œSMA Tugu kami pisahkan dalam rayon yang berbeda agar siswa-siswa terbaik tidak berkumpul di satu tempat,ā€ paparnya.

Jika jumlah pagu SMA Tugu dikurangi pemilik rentang NUN 36,00-38,95, masih menyisakan 116 pagu. Jumlah 116 pagu itu akan diperebutkan pemilik rentang NUN 35,00-35,95 yang berjumlah 557 siswa.

“Di rentang nilai ini akan terjadi persaingan ketat untuk masuk SMA Tugu. Karena bila dihitung, perbandingannya 1:5. Artinya satu kursi SMA Tugu akan diperebutkan lima anak pemilik NUN 35,00-35,95,ā€ pungkasnya. sum