banner 468x60

Waspadai Tawaran PPG!

453 views
iklan

Penakita | SURABAYA – Dinas Pendidikan Jawa Timur meminta seluruh guru yang belum bersertifikasi agar hati-hati, waspada dan cermat atas tawaran program Pendidikan Profesi Guru (PPG) dalam Jabatan. Dengan membayar minimal Rp 6 juta, guru dijanjikan sertifikasi melalui PPG.

Dengan harapan, setelah ikut PPG dan lulus para guru itu bisa mendapat tunjangan profeisi pendidik (TPP). Bahkan ada yang menawari dengan jaminan pasti lulus. Sebab, PPG nanti memang akan digelar dengan lebih dulu diawali uji kompetensi guru (UKG). Setelah lulus baru jadi peserta PPG.

Sementara ada yang menawari dari pihak perguruan tinggi yang menjamin bisa lulus PPG. “Padahal tidak demikian. Ingat, bahwa PPG dalam jabatan yang resmi saat ini belum berjalan. Saya tak menjamin bahwa PPG itu bisa dikonversi menjadi TPP,” kata Kepala Bidang Tenaga Pendidik dan Kependidikan Dinas Pendidikan Jatim Nur Srimastutik, Jumat (1/2/2013).

Nur Srimastutik mengaku laporan itu sudah masuk di Bagian Ketenagaan Dinas Pendidikan Jatim. Kresna Herlambang, staf di Bidang Data dan Pengembangan Program, menuturkan sudah banyak yang lapor akan praktik PPG itu. “Rata-rata marak di daerah. Dengan membayar jutaan nanti harapannya bisa ikut PPG di salah satu kampus dan lulus dapat sertifikasi,” tutur Kresna.

Namun, lagi-lagi Kresna tak menjamin bahwa PPG yang ditawarkan kampus-kampus itu resmi. Sebab, PPG dalam jabatan memang belum berjalan. “Lha kok ini sudah berjalan,” ujarnya.

PPG adalah pengganti program Pendidikan Latihan Profesi Guru (PLPG) selama 10 hari. Ini dihentikan karena dinilai kurang tepat dan berganti menjadi PPG. Pendidikan profesi guru selama 1 tahun ini diperuntukkan bagi guru yang ber-SK di atas 2005. Sementara guru di bawah 2005 masih PLPG dan dituntaskan hingga 2015.

Kresna mencatat total guru di Jawa Timur sekitar 443.000-an. Dari jumlah ini, 170.000-an di antaranya sudah bersertifikasi dan berhak atas TPP. Namun guru mulai angkatan 2006 bisa dapat TPP kalau lulus PPG.

author