Workshop Film AMTB Dipuji Dinas Pendidikan Jatim

PENAKITA-workshop film AMTBPenakita | SURABAYA – Workshop Film Air Mata Terakhir Bunda (AMTB) disambut baik dan dapat pujian dari Dinas Pendidikan (Dindik) Jawa Timur. Pasalnya kegiatan yang melibatkan siswa SMK tersebut merupakan kesempatan positif dalam rangka memperoleh pengetahuan di luar kelas.

“Belajar itu tidak hanya dilakukan di kelas. Dan acara seperti ini merupakan bentuk lain belajar di luar kelas. Karena itu, siswa SMK yang diberi kesempatan hadir di kegiatan ini harus memanfaatkannya dengan baik,” ujar Karyanto, dari Dindik Jatim mewakili Kepala Dindik Jatim, Dr Harun MSi MM, Kamis (3/10).

Pernyataan tersebut dilontarkan Karyanto di hadapan siswa dari enam SMK yang datang di Workshop Film AMTB yang digelar PENAKITA.com bersama RK23 Pictures di Atrium City of Tomorrow (Cito) Surabaya. Dari masing-masing sekolah mengirim 10 siswa sehingga total yang hadir ada 70 siswa SMK jurusan Multi Media.

“Kami memang jarang diajak kegiatan seperti ini. Karena itu, acara seperti ini langsung kami sambut antusias dalam rangka pembelajaran dan pemberian wawasan bagi siswa,” tutur Dra Anastasia Moertodjo MT, guru SMK Negeri2 Surabaya yang turut hadir mendampingi para siswanya pagi hari itu.

Para siswa SMK betul-betul memanfaatkan peluang tersebut dengan baik. Begitu Happy Salma serta pendukung film AMTB ini hadir dan berbagi pengalaman masing-masing, para siswa pun antusias menanyakan proses pembuatan film yang seluruh settingnya dilakukan di Sidoarjo tersebut.

“Bagaimana cara menghindari noise saat syuting?” cetus salah seorang siswa SMK Dr Soetomo.

“Bagaimana menciptakan konflik agar cerita jadi menarik dinikmati?” tanya siswa dari SMK Negeri Surabaya.

Pertanyaan demi pertanyaan dijawab tak kalah antusiasnya dari kru film. Selain Happy Salma, hadir dalam acara tersebut adalah Erna Pelita, produser AMTB, Endri Pelita, sutradara, serta dua artis cilik asal Sidoarjo, Reza Farhan dan Ilman Lazulfa. adi