banner 468x60

Wow, Jumlah Siswa Hamil di Surabaya Meningkat!

39 views
iklan
Isa Ansori

Isa Ansori

Penakita | SURABAYA – Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Surabaya, Ikhsan, perlu memikirkan nasib siswa-siswa hamil di Kota Surabaya lebih serius lagi. Agaknya, ia harus mulai menetapkan kelonggaran kebijakan, agar siswa hamil juga dapat mengikuti ujian nasional (UN) pada April 2013 mendatang.

Sebab, jumlah siswa hamil pada jenjang SMP dan SMA yang disinyalir bakal mengikuti UN tahun ini mengalami peningkatan. Jika tahun lalu hanya ada seorang siswa, tahun ini jumlahnya bertambah menjadi enam orang. Bahkan, salah seorang di antaranya merupakan siswa dari sekolah berbasis keagamaan.

Hal ini diungkapkan Ketua Hotline Pendidikan, Isa Ansori, Minggu (31/3/2013). Ia mengatakan, berdasarkan hasil pengumpulan data Hotline Pendidikan, sesungguhnya terdapat tujuh siswa hamil yang melapor dan meminta pendampingan. Sayangnya, seorang siswa telah melahirkan dan memutuskan keluar dari sekolahnya. “Siswa-siswa ini akan kami dampingi. Karena kami serius memperhatikan nasib dan keberadaan mereka,” tutur Isa, kepada PENAKITA.com, Minggu (31/3/2013).

Lebih jauh Isa melanjutkan, usia kehamilan keenam siswa tersebut rata-rata tiga hingga tujuh bulan. Isa memastikan, keenam siswa hamil tersebut akan dapat mengikuti UN nanti. Ia mengaku akan melobi Dindik setempat dan sekolah-sekolah siswa yang bersangkutan. “Mereka semua terdaftar sebagai peserta UN, sehingga nanti berhak mengikuti ujian,” tegas Isa. ika

author