banner 468x60

Dari Makanan Kesukaan Diolah Jadi Perhiasan

487 views
iklan
Pernik perhiasan durian karya mahasiswa Ubaya

Pernik perhiasan durian karya mahasiswa Ubaya

Penakita | SURABAYA – Bermula dari doyan makan durian, Sella Christy W terinspirasi untuk membuat pernik perhiasan dari kulit buah berduri tersebut. Memang tidak mudah, karena perlu proses cukup rumit sehingga diperoleh hasil yang menarik dan bernilai seni tinggi.

“Ide ini bermula dari kegemaran saya memakan buah durian. Setiap kali saya berburu durian di daerah Trawas, saya sering melihat tumpukan sampah kulit buah durian terbuang sia-sia. Dari situ, saya berusaha untuk melakukan inovasi menggunakan kulit durian ini,” tutur mahasiswi Universitas Surabaya (Ubaya) ini saat ditemuui PENAKITA.com, Selasa (5/3/2013).

Diakui Sella, pembuatan satu set perhiasan, yang terdiri atas kalung, gelang, cincin, anting, dan hiasan kepala dari kulit durian itu dilakukan untuk memenuhi tugas akhirnya sebagai mahasiswi jurusan Desain Manajemen Produk. Setelah melalui proses cukup panjang, akhirnya diperoleh perhiasan dari kulit durian yang terbilang unik, eksotik, dan terlihat tetap elegan.

Pembuatan perhiasan dari kulit durian ini, ungkap Sella memakan waktu selama kurang lebih dua minggu. Sella juga mengaku dirinya terlebih dulu mencoba berbagai cara dan teknik yang tepat untuk membuat perhiasan kulit durian ini.

“Sampai akhirnya saya menemukan teknik mengolah dengan mengukus kulitnya. Sebelumnya saya sudah pernah mencoba dengan teknik goreng, bakar, dan rebus. Saya juga sempat mencoba menggunakan listerin, sampo, dan deterjen untuk menghilangkan bau dan memutihkan kulit durian ini. Mempelajari semua teknik itulah yang memakan waktu saya hingga enam bulan. Tapi kalau sudah paham, proses pembuatannya hanya dua minggu saja,” papar Sella. ika

author