banner 468x60

Dindik Surabaya Libatkan Satpol PP dan Dishub Amankan UN

423 views
iklan
Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya, Ikhsan

Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya, Ikhsan

Penakita | SURABAYA – Jelang pelaksanaan ujian nasional (UN) yang kurang tiga hari lagi, Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Surabaya, Dr Ikhsan S Psi MM mengaku pihaknya siap hadapi UN. Pasalnya, segala persiapan sudah dilakukan dengan baik dan matang sejak beberapa bulan menjelang UN 2013 ini.

Bahkan, persiapan hal-hal kecil di luar proses dan pelaksanaan UN tersebut juga telah dilakukan, kata Ikhsan. Di antaranya adalah melibatkan beberapa Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Kota Pahlawan. Seperti, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, dan Bakesbanglinmas Kota Surabaya. Mereka semua akan membantu jalannya UN sesuai fungsi dan peran masing-masing.

“Satpol PP akan membantu menjaga di beberapa titik penyeberangan sekolah. Dinas Kesehatan untuk berjaga-jaga bila tiba-tiba ada peserta UN yang sakit. Dinas perhubungan akan mengakomodasi empat bus sekolah mulai dari kantornya hingga ke gedung walikota. Jadi, bagi siswa yang melalui jalan-jalan tersebut, bisa memanfaatkannya,” kata Ikhsan kepada PENAKITA.com, Jumat (12/4/2013).

Ikhsan menambahkan, walaupun anggaran UN belum cair ke masing-masing kabupaten/kota, persiapan harus tetap dilakukan. Itu semua demi kelancaran¬† penyelenggaraan UN di Surabaya. “Yang penting kami siap terlebih dahulu agar penyelenggaraan UN berjalan lancar. Kalau soal anggaran bisa ditunggu pencairannya sambil mempersiapkan semuanya,” tegasnya.

Terpisah, Kepala Dinas Bakesbanglinmas Kota Surabaya, Sumarno mengungkapkan, pihaknya hanya mempunyai peran membantu Dindik dalam pelaksanaan UN kali ini. Nantinya, pihaknya tidak ikut dalam menjaga di dalam sekolah maupun pengambilan naskah soal.

“Kami bersama seluruh jajaran petugas lain lebih berada di wilayah luar, seperti menjaga penataan kemacetan jalan di sebuah sekolah yang sudah ditentukan oleh Dindik Kota Surabaya,” ujarnya.

Ditambahkan pula, semua jajarannya sudah siap dalam memfasilitasi berbagai sarana dan prasarana agar UN bisa berjalan lancar. “Tinggal menunggu penentuan titik-titik penjagaan dari Dindik. Biasanya, jajaran kami diletakan di kawasan-kawasan rawan macet di dekat sekolah agar bisa dilakukan penataan biar siswa tidak terhambat di perjalanan,” pungkasnya.ika

author