banner 468x60

DPR Akhirnya Gedog Anggaran Kurikulum 2013

383 views
iklan

kurikulum-2013-620X310Penakita | JAKARTA – Penerapan Kurikulum 2013 akhirnya bisa dilaksanakan sesuai jadwal. Kepastian ini diperoleh setelah Komisi X DPR RI menyetujui perubahan anggaran kurikulum baru tersebut yang kini menjadi Rp 829 miliar.

“Berdasar pandangan fraksi yang disampaikan, maka perubahan anggaran yang diajukan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) yang ditujukan untuk penerapan Kurikulum 2013 disetujui,” kata Agus Hermanto, Ketua Komisi X DPR RI.

Sebelumnya pelaksanaan Kurikulum 2013 sempat simpang siur. Pasalnya, DPR masih ‘mengganjal’ pencairan dana Kurikulum lantaran pihak Kemendikbud dianggap tidak siap melaksanaan kurikulum baru itu.

Meski muncul penolakan dari tiga fraksi yang berada di Komisi X DPR RI, sebanyak enam fraksi yang ada menyatakan persetujuannya terhadap perubahan anggaran kurikulum 2013 menjadi Rp 829 milyar.

Dalam penyampaian pandangan, anggota Komisi X DPR RI dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Rohmani, mengatakan bahwa kurikulum ini dipersiapkan tidak secara matang sehingga dikhawatirkan  berdampak kurang baik bagi anak-anak yang menjadi sasaran dari penerapan kurikulum baru ini.

“Secara umum kami memandang positif, tapi persiapan belum lah matang. Kami minta Kemendikbud menyempurnakan lagi karena tidak siap dilakukan,” kata Rohmani.

Namun Fraksi Golkar melalui anggotanya Otje Popong Djundjunan menyampaikan persetujuannya atas implementasi Kurikulum 2013. Kendati demikian, fraksi ini mengajukan syarat yang harus dipenuhi Kemendikbud antara lain dokumen kurikulum harus lengkap, utuh dan benar serta persiapan harus dimatangkan.

“Kami meminta pada Kemendikbud agar dalam implementasinya jangan sampai merugikan peserta didik yang menjadi sasaran,” demikian tegasnya.

Sementara Ketua Komisi X menambahkan, jika masih ada masalah terkait Kurikulum 2013 akan kembali dibahas lebih lanjut. “Apabila ada masalah yang lain nanti kita akan bertemu lagi,” tutur Agus. dde

author