banner 468x60

Guru PLPG Diingatkan Agar Sisihkan Tunjangan untuk Peningkatan Mutu Diri

iklan

Peserta PLPGPenakita | MALANG – Para guru peserta Pendidikan dan Latihan Profesi Guru (PLPG) diharapkan bisa memanfaatkan tunjangan yang diperoleh dengan bijaksana. Lebih baik lagi bila menyisikkan sekitar 10 persen dari tunjangan yang diperoleh untuk peningkatan mutu diri.

“Caranya terserah guru yang bersangkutan. Yang pasti jangan cuma dipakai untuk senang-senang. Mungkin bisa dipakai membeli laptop sehingga bisa menunjang kegiatan belajar mengajar di kelas,” ucap Jianto, Kasi Fungsional Tenaga Kependidikan Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Malang.

Menurut Jianto, sebanyak 451 guru Kota Malang akan mengikuti PLPG 2013 yang digelar pada September mendatang. Kegiatan PLPG sebagian besar dilaksanakan di Universitas Negeri Malang (UM). Namun, ada enam guru yang mengikuti PLPG di luar UM atau bahkan luar kota Malang.

Kegiatan di luar UM ini dilakukan di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), dan Universitas Negeri Jakarta (UNJ). “Yang di UMM itu guru ekonomi, yang di Unesa guru bidang studi mandarin, yang di UNY guru sosiologi, dan yang di UNJ guru kecantikan dan desain grafika,” paparnya.

Kegiatan PLPG bagi enam guru ini terpaksa dilakukan di luar UM karena pihak UM tidak bisa melayani bidang studi profesi yang mereka tekuni. Meski kegiatan PLPG di luar Kota Malang, lanjut Jianto, masalah adminstrasi guru-guru ini sudah diurus Dindik Kota Malang.

“Sebenarnya sudah dua tahun kami adakan PLPG di luar rayon 115 (UM). Dan sudah kami urus administrasinya, tinggal menunggu panggilan saja yang kemungkinan setelah Hari Raya,” kata Jianto.

Kuota sertifikasi guru Kota Malang tahun ini sebetulnya sebanyak 458 orang. Namun jumlah tersebut berkurang menjadi 451 karena ada yang mengundurkan diri, serta beberapa di antaranya ada yang telah meninggal.

“Data ke-451 guru ini sudah kami berikan ke Panitia Sertifikasi Guru (PSG) di kampus-kampus yang menggelar PLPG. Jumlah ini merupakan gabungan guru-guru yang gagal sertifikasi tahun lalu dengan guru-guru yang baru pertama kali ikut PLPG,” pungkasnya. sum

author