banner 468x60

“Jaga UN Jangan Sambil Baca Koran!”

451 views
iklan

sidak UnasPenakita | GRESIK – Siswa SMP Sederajat yang tidak masuk karena sakit bisa mengikuti Ujian Nasional (UN) susulan pada 29 April 2013. Khusus di Kabupaten Gresik, murid yang tidak bisa ikut UN pada hari pertama diketahui ada dua orang, yaitu siswa SMPN 2 dan SMP PGRI Menganti.

Informasi yang diperoleh dari Dinas Pendidikan (Dindik) Kabupaten Gresik, jumlah siswa SMP sederajat yang mengikuti NS sebanyak 18.309 siswa. “Yang tidak masuk karena sakit akan diikutkan UN Susulan pada 29 April mendatang,” tegas Mohammad Qosim, Wakil Bupati Gresik, usai inspeksi mendadak (Sidak) di SMP Assa’adah, Bungah Gresik, Selasa (23/4/2013).

Saat inspeksi, Qosim berkeliling mengintip siswa yang mengerjakan UN mata pelajaran Bahasa Inggris. Dari hasil inspeksi di beberapa SMP Sederajat, 130 siswa peserta UN di SMP Assa’adah, Bungah, Gresik, hadir, di Madrasah Tsanawiyah (MTs) Yasmu Manyar, Gresik, UN juga diikuti seluruh siswa yaitu 122 orang. Demikian juga di SMP Negeri I Gresik, seluruh peserta UN sebanyak 267 siswa.

“UN SMP di Kabupaten Gresik berjalan lancar dan tanpa halangan apapun,” tutur Qosim.

Dalam kesempatan itu, Qosim kembali mengingatkan panitia dan pengawas UN agar tidak menaruh telepon seluler di atas meja dan membaca koran.
Peringatan wabup ini terkait pengalaman saat melihat tayangan berita di media elektonik, yang memperlihatkan petugas pengawas sedang membaca koran.

“Saya sering melihat ada handphone pengawas berserakan di atas meja,” cetus Qosim.

Rabu (25/4) ini pelaksanaan UN masuk hari ketiga.  Siswa SMP/MTs akan mendapat materi ujian untuk mata pelajaran (mapel) Matematika. UN di tingkat SMP sederajat ini berakhir Kamis (25/4) besok dengan mapel IPA. ari

author