banner 468x60

“Jangan Main-Main dengan Program Bimbel!”

468 views
iklan

Penakita | SURABAYA – Dinas Pendidikan Surabaya tidak memberi toleransi kepada guru dan kepala sekolah yang memungut ongkos program bimbingan belajar (Bimbel). Kepala Dinas Pendidikan Surabaya Ikhsan, kembali menegaskan bahwa program Bimbel gratis untuk seluruh siswa.

“Jangan pernah bermain-main dengsn program Bimbel gratis untuk siswa,” tegas Ikhsan sambil menambahkan, tenaga Bimbel dari guru dengan materi penunjang serta soal-soal dicukupi dan biaya diambil dari Bantuan Operasional Pendidikan Daerah (Bopda).

Selain dari buku lain, sekolah bisa memanfaatkan website soal-soal Unas yang disediakan Dinas Pendidikan Surabaya melalui website dispendik.surabaya.go.id. “Kepala sekolah atau guru yang memungut biaya di luar Bopda akan kami sanksi,” kata Ikhsan.

Kepala SDN Kaliasin 1 Samsul Hadi menyampaikan, bahwa Bimbel khusus Unas di sekolahnya sudah berjalan sekitar satu bulan terakhir ini. “Kami menyediakan waktu khusus peningkatan materi Unas ini di luar jam pelajaran. Tidak terintegrasi, kami mulai setelah pulang sekolah,” ujar Samsul.

SD Kaliasin I menjadwal Bimbel gratis seminggau tiga kali, sesuai mata pelajaran yang akan di-Unas-kan. “Kami mengerahkan semua guru yang berkompeten untuk khusus Bimbel, mudah-mudahan siswa kami makin siap,” tuturnya.

Karena para guru itu mendedikasikan waktunya di luar jam ajar, mereka barhak atas honor tambahan. Namun sudah merupakan larangan jika honor ini dikutip dari siswa. “Kami anggarkan lewat Bopda, berupa peningkatan materi jelang Unas,” kata Samsul.

Kepala SMPN 1 Surabaya Muchtar, mengaku telah memasukkan peningkatan materi khusus Unas ini ke dalam satuan pelajaran tersendiri. “Kami sediakan waktu hari Sabtu, ini semacam eksrakurikuler sekolah. Jadi guru tak perlu honor karena kewajibannya Sabtu masuk,” kata Muchtar.

Sementara itu, di SMPN 26 Bimbel dielar setiap Sabtu dan Minggu. Sekolah eks RSBI di Tandes ini mewajibkan siswa kelas IX ikut Bimbel. “Kami sudah jalankan Bimbel ini sejak siswa duduk di kelas IX,” kata Kepala SMPN 26 Titik Sudarti.

Bimbel Unas gratis di sekolahnya setiap dua jam di Sabtu dan Minggu. Mulai pukul 07.00 – 09.00, siswa kelas IX dilatih intensif soal-soal dan pembahasan. Biar tak bosan diselingi dengan pengayaan materi. “Ini di luar try out online. Kami tetap memanfaatkan try out online gratis, melalui website Dinas Pendidikan. Khusus Bimbel, kami juga memperkaya soal dan materi di luar try out,” kata Titik.

Sama dengan sekolah lain, Bimbel yang digelar di luar jam pelajaran tersebut juga memberikan honor bagi para guru. Namun setiap sekolah itu sudah memasukkan anggaran ke dalam Bopda. Rata-rata sekolah menerima Bopda Rp 100 juta. Selain untuk operasional sekolah, juga untuk honor GTT dan tambahan jam ajar seperti Bimbel.

author