banner 468x60

Kurikulum 2013, Kurikulum Kejar Tayang

442 views
iklan

Kurikulum_2013Penakita | SURABAYA – Rencana Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melaksanakan kurikulum baru pada Juli 2013 mendatang, kembali dinilai terlalu tergesa-gesa. Penilaian ini disampaikan Kabid TK/ SD/ PK Dinas Pendidikan (Dindik) Jawa Timur, Nuryanto, Selasa (7/5/2013).

Nuryanto mengatakan, belum saatnya Kemendikbud menerapkan perubahan kurikulum 2013. Pasalnya persiapan implementasi kurikulum baru itu sendiri masih belum matang.

“Ini belum saatnya. Lha wong babon (buku panduan kurikulum 2013)-nya saja belum ada. Tapi kalau lantas tiba-tiba buku pelajarannya sudah dicetak begitu, ya lucu sebenarnya,” tukas Nuryanto.

Nuryanto mencontohkan penerapan kurikulum KTSP (Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan) pada jenjang sekolah dasar (SD). Sebelum diterapkan secara bertaharap tahun 2006, pada tahun ajaran 2005 pemerintah melakukan ‘piloting’ kurikulum KTSP di beberapa sekolah yang ditunjuk.

“Tahun 2006-2007 baru mulai diterapkan untuk kelas 1 dan 4 SD. Lalu tahun 2007-2008 diterapkan di kelas 2 dan 5. Tahun 2008-2009 di kelas 3 dan 6. Kemudian baru tahun 2009-2010 diterapkan di seluruh jenjang,” papar Nuryanto.

Nuryanto menambahkan, diujicobakan (piloting) tidak sama dengan diberlakukan secara terbatas atau bertahap. Kurikulum 2013 ini harusnya diujicobakan secara terbatas lebih dulu.

“Jangan sampai kurikulum 2013 ini dijadikan sebagai kurikulum yang kejar tayang. Jadi kayak sinetron saja,” pungkas Nuryanto sembari terkekeh.ika

author