banner 468x60

Kurikulum Baru Lebih Menarik Karena Berbasis Karakter

410 views
iklan

kurikulum baruPenakita | BANGKALAN – Kurikulum baru yang diterapkan sejak tahun ajaran baru 2013-2014 diyakini lebih menarik ketimbang kurikulum lama. Sisi menarik Kurikulum 2013 adalah karena berbasis karakter bukan kompetensi.

Demikian ungkap Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Mohammad Nuh beberapa waktu lalu di Bangkalan. Ditambahkan pula, pada kurikulum pendidikan sebelumnya, siswa bersifat pasif dan guru paling aktif dalam proses kegiatan belajar mengajar.

Namun, pada kurikulum yang baru itu, anak didik yang justru dituntut lebih aktif. “Contohnya, setiap anak diminta berdiri di depan teman-teman untuk saling berkenalan, sementara guru lebih menempatkan diri sebagai pengarah dan pembimbing kegiatan siswa,” papar mantan Rektor ITS ini.

Karena tekanannya pada upaya pembentukan karakter, maka sistem penyajian mata pelajaran pada kurikulum baru tersebut secara terintegratif, sehingga semua jenis pelajaran diintegrasikas dengan nilai-nilai moral agama. “Karena itu pula, jam pelajaran agama pada kurikulum baru tersebut juga ditambah,” cetusnya.

Karena banyak sisi menarik kurikulum baru itulah, lanjut M Nuh, bisa dipahami bila akhirnya banyak yang tertarik untuk menerapkan Kurikulum 2013. Diungkapkannya, jumlah lembaga pendidikan di Indonesia yang ditunjuk Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menerapkan kurikulum baru sejak 15 Juli lalu sebanyak 6.500 lembaga pendidikan mulai tingkat SD hingga SMA.

“Tetapi, jumlah lembaga pendidikan yang sebenarnya menerapkan kurikulum itu, justru jauh lebih banyak dari yang ditetapkan Kemendikbud,” pungkasnya. adi

author