banner 468x60

Peminatan Sepenuhnya Terserah Siswa, Guru Tidak Boleh Memaksa

510 views
iklan

Layanan Orientasi Sekolah SMAPenakita | SURABAYA – Karena peminatan pada siswa SMA dilakukan di awal sekolah, maka pihak sekolah belum mempunyai parameter angka yang bisa dijadikan patokan untuk menentukan seorang siswa pada jurusan (peminatan) tertentu. Ini berbeda dengan sebelumnya, ketika peminatan dilakukan di kelas XI, pihak sekolah sudah punya nilai per-mata pelajaran yang bisa jadi acuan.

Karena itu, menurut Eko Prasetyaningsih, Humas Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Surabaya, sekolah perlu melakukan tes peminatan guna memahamkan kemampuan yang dimiliki siswa. “Ada pun prosedur dan pelaksanaan tes di serahkan ke masing-masing sekolah,” ujarnya.

Namun, lanjut Eko, hasil tes bukan sebagai dasar pihak sekolah untuk ‘memaksa’ siswa untuk menentukan peminatannya. Keputusan untk masuk IPA, IPS, atau pun program bahasa sepenuhnya ada pada siswa.

Pihak sekolah, lanjut Eko, hanya berhak mengarahkan dan membantu memahami tentang bidang ilmu yang akan dipelajari. ”Guru tidak boleh memaksa dan siswa jangan hanya ikut-ikutan temannya. Karena itu tugas guru mengarahkannya,” tandasnya.

Arahan yang dilakukan oleh guru, ditekankan Eko, semata-mata bertujuan agar siswa benar-benar menyukai bidang ilmu yang akan dipelajarinya tanpa ada paksaan dari siapapun. ari

author