banner 468x60

Peserta Jalur Mandiri UB Meningkat 2.000 Siswa

439 views
iklan

Universitas BrawijayaPenakita | MALANG – Sebanyak 10.308 siswa ikut tes masuk Universitas Brawijaya (UB) jalur mandiri atau Seleksi Program Minat dan Kemampuan (SPMK), Kamis (18/72013). Angka ini mengalami peningkatan luar biasa dibanding tahun lalu yang hanya diikuti sekitar 8.000 peserta.

Jalur mandiri UB ini merupakan pintu terakhir calon mahasiswa baru (camaba) di kampus terbesar Kota Malang ini. Mereka memperebutkan 3.000 kursi yang dialokasikan di jalur ini, atau dengan perbandingan tiga peserta berebut satu kursi SPMK. Hasil tes jalur mandiri ini akan diumumkan pada 23 Juli mendatang.

Untuk jalur SPMK ini, UB tidak memberlakukan siswa uang kuliah tunggal (UKT) seperti mahasiswa yang lolos sebelumnya lewat jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) maupun Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN). “Karena jalur mandiri berbeda dengan SNMPTN atau SBMPTN. Kampus punya otoritas penuh pada jalur mandiri ini,” kata Dra Susantinah Rahayu, Kepala Humas UB.

Namun, menurut Susantinah Rahayu, biaya yang ditetapkan UB pada jalur SPMK tetap rasional dan berdasarkan perhitungan kebutuhan mahasiswa. “Daftar biaya untuk jalur SPMK telah disetujui, baik rektor maupun Dikti. Artinya, pihak kampus tidak semena-mena menentukan tarif,” papar wanita yang akrab disapa Santi ini.

Beaya yang harus dikeluarkan camaba jalur SPMK berupa uang pangkal atau sumbangan pengembangan fasilitas pendidikan (SPFP) dan sumbangan pengembangan pendidikan (SPP) yang harus dibayar lunas setelah mereka dinyatakan lulus. “Jumlahnya bervariasi antara prodi satu dengan prodi lain. Mengingat, masing-masing kebutuhan prodi berbeda,” ungkap Santi.

Meski begitu, Santi menuturkan biaya SPFP dan SPP jalur SPMK juga menerapkan sistem proporsional. Ini dibuktikan dengan diberlakukannya tiga kategori SPFP dan SPP untuk jalur SPMK ini. “Sistem pembeayaannya juga proporsional untuk subsidi silang, sama halnya untuk subsidi silang UKT pada SNMPTN dan SBMPTN,” pungkasnya. sum

author