banner 468x60

Pro Kontra UN Dituntaskan Lewat Konvensi Nasional

373 views
iklan

UNSDPenakita | JAKARTA – Pro kontra seputar pelaksanaan ujian nasional (UN) tampaknya mulai membuat Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Muhammad Nuh tidak nyaman. Karena itu, Nuh menyatakan pihaknya bakal menggelar sebuah konvensi nasional yang membahas masalah-masalah di bidang pendidikan.

Dan UN menjadi salah satu topik bahasan dalam Konvensi nasional yang rencananya diselenggarakan bulan September mendatang tersebut. Pertemuan itu diharapkan bisa memperoleh titik temu mengenai masa depan pendidikan di Tanah Air, khususnya UN.

Pasalnya, menurut M Nuh, pro dan kontra yang muncul terkait masalah pendidikan, terutama UN, hanya menghabiskan energi. Sementara solusi yang baik untuk masalah tersebut tidak pernah tercetus sehingga nyaris setiap tahun isu sama terus bergulir.

“Kita selalu saja kalau masuk bulan Maret atau April, ramai masalah UN. Ini sejak 2009 hingga saat ini. Walaupun rujukan dan PP-nya ada, masih banyak yang punya pendapat sendiri. Daripada menguras energi, ayo kita duduk bareng selesaikan bersama,” tegas Nuh.

Ditambahkan mantan Rektor ITS ini,”Saat bertemu dengan PGRI, saya eksplisit menyampaikan bahwa kalau terus ada kontroversi, kita akan kehilangan energi cukup tinggi.”

Nantinya, konvensi ini akan mengundang tokoh dari berbagai pihak yang memang peduli pada pendidikan. Baik yang pro maupun yang kerap kali melontarkan kritikan pedas kepada pemerintah terkait kebijakan pendidikan akan disatukan melalui konvensi ini sehingga akan muncul titik temu.

“Konvensi ini dilakukan agar ada kesepakatan nasional. Ini supaya kita tidak terjebak pada pro-kontra yang energinya tidak sedikit,” tuturnya.

Nuh berharap dengan adanya konvensi ini dapat ditemukan jalan tengah terbaik untuk masalah-masalah pendidikan yang kerap menjadi sorotan. Saat ini, pihaknya akan melakukan analisis kondisi pendidikan yang ada dan mengambil pilihan yang tepat untuk narasumber. dde

author