banner 468x60

Siswa Kelas Satu SMA di Malang Sudah Penjurusan

498 views
iklan

PPDB malangPenakita | MALANG – Panitia Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Kota Malang memberlakukan aturan baru bagi siswa SMA. Penjurusan di jenjang pendidikan ini sudah dilakukan sejak kelas satu dan bukan kelas dua seperti selama ini.

Menurut Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Kota Malang, Tri Suharno, seminggu setelah siswa masuk sekolah akan diadakan tes pengelompokan. “Tes inilah yang menentukan siswa tersebut masuk kelas IPA, IPS, Bahasa, atau Akselerasi,” kata Tri Suharso.

Karena itu, lanjut Tri Suharso, sejak awal siswa diharap sudah mengetahui minatnya, baik menyangkut sekolah maupun jurusan yang diinginkan. “Mumpung masih ada waktu satu bulan untuk menentukan pilihan, sebaiknya dipertimbangkan dengan baik sesuai minatnya,” cetus Tri Suharso.

Ditambahkannya, kalau misal siswa ingin memilih sekolah yang punya kelas Bahasa, berarti saat PPDB online tidak memilih rayon yang ada SMAN 3 dan SMAN 10. “Siswa itu nanti harus memilih rayon 1 dan 3, bukannya rayon 2,” begitu tuturnya memberi contoh.

Atau jika siswa membutuhkan sekolah yang memiliki kelas Akselerasi, berdasarkan tabel pagu, siswa tidak memilih sekolah SMAN 6, SMAN 7, SMAN 9, dan SMAN 10.

Sedang mengenai rayonisasi, Tri Suharso menyatakan, dalam PPDB tahun ini tersedia 2.823 pagu dari 93 rombongan belajar (rombel) untuk 10 SMAN di Kota Malang. Jumlah pagu dan rombel ini dibagi menjadi empat kelas, yaitu kelas IPA, IPS, Bahasa, dan Akselerasi.

“Siswa bisa memilih rayon berdasarkan keinginan dan kebutuhannya,” imbuhnya.

Diakui, berdasar rayonisasi, rayon 2 kehilangan dua sekolah kelas Akselerasi. Sementara rayon 1 dan 3 kehilangan satu sekolah. “Tapi rayon 3 memiliki empat sekolah, sehingga peluang diterima lebih besar, karena memiliki tiga sekolah yang punya kelas Akselerasi,” urai Tri. sum

author