banner 468x60

SMK di Jawa Timur Masih Minim Sarana Praktikum

431 views
iklan
Kepala UPT PPPK Jawa Timur, Drs Sumardijono MSi

Kepala UPT PPPK Jawa Timur, Drs Sumardijono MSi

Penakita | SURABAYA – Lembaga sekolah kejuruan di Jawa Timur ternyata masih banyak yang belum memiliki peralatan praktikum memadai. Kondisi ini tentu berdampak pada kompetensi siswa yang kurang.

Dari evaluasi UPT Pelatihan dan Pengembangan Pendidikan Kejuruan (PPPK) Jatim, bahkan diketahui ribuan siswa SMK ini masih minim kompetensi dan nihil dalam praktikum. Karena itu, UPT PPPK tidak hanya memberi pembinaan intesif, tetapi juga pembinaan dengan sarana mobil praktik keliling (MPK) bagi SMK di Jawa Timur yang tidak memiliki sarana praktikum lengkap.

“Banyak di antara mereka ini yang masih nol kalau disuruh praktikum. Karena memang di sekolahnya tidak banyak diajarkan berpraktik, justru banyak teori. Sekolah mereka, terutama yang berasal dari sekolah swasta biasanya mengalami keterbatasan dalam sarana dan prasarana praktikum. Tapi kami tetap berusaha memberikan layanan yang maksimal, sehingga usaha mereka selama seminggu berlatih di sini tidak sia-sia,” ujar Kepala UPT PPPK Jawa Timur, Drs Sumardijono MSi kepada PENAKITA.com, Jumat (22/3/2013).

Pria Berkacamata ini menambahkan, sepanjang tahun 2012 tidak kurang dari 18.688 orang siswa SMK di Jawa Timur yang telah dibina UPT PPPK. Jumlah ini, kata Mar, telah meningkat enam kali lipat dibandingkan tahun 2011 lalu, yang hanya 3.000 siswa dalam setahun. Belasan ribu siswa ini setiap harinya dibina keterampilannya sejak pukul 07.00 hingga pukul 16.00 WIB.

“Harapannya, ke depan, bisa lebih banyak lagi siswa dan guru yang dapat kami bimbing dan latih, agar pemerataan pendidikan di tingkat pendidikan kejuruan ini segera terwujud dan benar-benar merata,” tandas Mar. ika

author