banner 468x60

Tak Dapat Izin Perusahaan, Tiga Karyawan Tak Ikut Ujian Kesetaraan

441 views
iklan

nasor dindikPenakita | SIDOARJO – Pelaksanaan Ujian Nasional Pendidikan Kesetaraan (UNPK) Paket B di Kabupaten Sidoarjo menemui kendala. Pasalnya banyak di antara peserta yang terkendala izin dari perusahaan masing-masing.

Hal ini terlihat di salah satu sekolah penyelenggara, SMP Wijaya Sukodono Sidoarjo. Dari 35 peserta yang seharusnya mengikuti ujian, tiga di antaranya terkendala izin dari perusahaannya. Mereka adalah Yoyon Farianto, Eka Silvi Mariantika, dan Siti Farida.

“Minggu lalu ketika ujian paket C yang terkendala izin ada tujuh siswa. Sekarang paket B ada tiga siswa yang terkendala izin. Sehingga mereka semua tidak dapat mengikuti ujian hari ini,” tutur Kepala PKBM Al-Hikmah Sidoarjo, Hj Makali Heri Santoso, kepada PENAKITA.com, Senin (22/4/2013).

Makali melanjutkan, selain tiga peserta yang terkendala izin perusahaan, dua siswa lainnya juga dinyatakan tidak mengikuti UNPK paket B kali ini. “Seorang siswa bernama Gelang tidak mengikuti ujian karena meninggal dunia beberapa waktu lalu. Sedangkan satu peserta bernama Qomariatul Jannah tidak diketahui kabarnya. Terakhir katanya melarikan diri dari rumah,” tandas Makali.

Sementara itu, Kabid Pendidikan Nonformal dan Informal, Nasor mengatakan, jumlah total peserta UNPK paket B di Jawa Timur ini mencapai angka 26.937 peserta. Jumlah ini diakui nasor menurun dibandingkan tahun lalu yang mencapai kisaran 35.000 peserta.

Penurunan tersebut, beber Nasor, justru bagus. Sebab, artinya program wajib belajar (Wajar) sembilan tahun di Jawa Timur terbilang berhasil. “Penurunan ini malah bagus. Masyarakat semakin sadar dengan pendidikan, terutama pendidikan dasar,” tandas Nasor.ika

author