banner 468x60

Tim Sapuangin ITS Tekor di SEM Asia 2013. Ini Penyebabnya!

458 views
iklan

sapuanginPenakita | SURABAYA – Tim Sapuangin ITS mencatat prestasi di ajang Shell Eco Marathon (SEM) Asia 2013, Malaysia. Sukses tersebut diraih Tim Sapuangin untuk kategori Off Track Awards, yaitu Trobology Award.

Kategori ini menuntut peserta untuk membuat artikel yang berisi aplikasi tribology (gesekan) pada mobil. Kemenangan itu diraih lantaran tim Sapuangin (SA) bisa menjelaskan secara utuh penerapan tribology di mobil SA.

“Kami melengkapinya dengan foto-foto komponen, jadi aplikasi teori ini langsung bisa dilihat,” papar Hulfi Mirza Hulam Ahmad, Manajer Sapuangin 8.

Keberhasilan tersebut sekaligus menempatkan Tim Sapuangin sebagai satu-satunya tim dari Indonesia yang mendapatkan penghargaan dari lima kategori off track yang sudah diumumkan. Kemenangan itu pula yang mengobati rasa kecewa Tim SA lantaran panitia SEM Asia membatalkan lomba mobil irit yang rencananya digelar di Sirkuit Sepang, Malaysia dengan alasan ada gangguan kabut asap.

Pembatalan tersebut tak hanya membuat Tim SA gagal memenuhi target mereka dalam memecahkan rekor di ajang bergengsi itu. Yang lebih berat adalah timbulnya kerugian akibat ongkos kirim mobil yang mencapai Rp 32 juta. Belum lagi transportasi untuk 10 orang yang besarnya Rp 27 juta.

Atas kemenangan di kategori Trobology Award, tim ITS berhak mendapat hadiah USD 3.300, dan otomatis memperkecil kerugian material yang mereka tanggung akibat batalnya lomba mobil irit. “Panitia juga berjanji mengembalikan beaya pengiriman mobil. Kalau itu dipenuhi berarti kerugian kami bisa berkurang,” ucap Arif Aulia Rahman, manajer tim ITS.

Tim SA juga masih berpeluang memenangkan satu kategori lain yaitu Student energy challenge yang hingga kini belum diumumkan. “Semoga bisa menang. Kami tidak bisa melihat kekuatan lawan karena ini sifatnya off track,” harapnya. ari

author